jump to navigation

Menjelaskan Unsur Instrinsik Novel Februari 20, 2011

Posted by adiwidia in bahasa indonesia.
trackback

Setelah Anda membaca sebuah novel, Anda harus mengetahui unsur-unsur intrinsik dalam novel. Hal ini bertujuan agar Anda dapat memahami karya sastra tersebut. Unsur-unsur intrinsik dalam sebuah novel meliputi beberapa unsur, di antaranya adalah sebagai berikut.
1. Tema
Tema adalah pokok masalah suatu cerita.
2. Latar atau setting
Latar atau setting adalah tempat atau waktu terjadinya peristiwa atau cerita.
3. Alur atau plot
Alur atau plot adalah rangkaian peristiwa yang membangun sebuah cerita. Alur merupakan kerangka cerita. Pada umumnya alur terdiri atas beberapa tahap, seperti terlihat pada gambar berikut.

a. Tahap pengenalan
Tahap ini menguraikan latar cerita atau penokohan.
b. Tahap penampilan masalah/konflik
Tahap ini menceritakan persoalan yang dihadapi pelaku cerita.
Dalam tahap ini, akan terjadi konflik antarpelaku.
c. Tahap konflik memuncak
Tahap ini menceritakan konflik yang dihadapi pelaku yang
semakin meningkat.
d. Puncak ketegangan/klimaks
Tahap ini menggambarkan ketegangan masalah dalam
cerita atau masalah itu telah mencapai klimaks/puncak.
e. Tahap ketegangan menurun
Tahap ini menceritakan bahwa masalah yang telah berangsurangsur
dapat diatasi dan kekhawatiran mulai hilang.
f. Tahap penyelesaian
Tahap ini menceritakan bahwa masalah tersebut sudah dapat
diatasi. Pengarang memberikan pemecahan dari semua
peristiwa sebelumnya.

4. Penokohan
Penokohan atau perwatakan merupakan unsur yang tersurat dalam
sebuah cerita. Anda dapat mengamati penokohan berdasarkan apa
yang ditulis oleh pengarang. Penokohan adalah pelukisan mengenai
pelaku atau tokoh-tokoh cerita, baik keadaan lahirnya maupun
keadaan batinnya.
Untuk mengetahui watak pelaku cerita, perhatikanlah:
a. apa yang dilakukan pelaku;
b. apa yang dikatakan pelaku;
c. bagaimana sikap pelaku dalam menghadapi persoalan;
d. bagaimana penilaian pelaku lain terhadap dirinya.

5. Sudut pandang (point of view)
Sudut pandang atau cara bercerita adalah kedudukan pencerita
dalam membawakan cerita atau kisah.
Ada beberapa macam sudut pandang atau cara bercerita.
a. Sudut pandang orang pertama
Pengarang memakai istilah aku untuk menghidupkan
tokoh,
seolah-olah dia menceritakan pengalamannya sendiri.
b. Sudut pandang orang ketiga
Pengarang memilih salah seorang tokohnya untuk menceritakan
orang lain. Tokoh yang diceritakan itu disebut
dengan dia.
c. Sudut pandang pengarang sebagai pencerita (objective
point of view)
Pengarang hanya menceritakan apa yang terjadi, seolaholah
pembaca menonton pementasan sandiwara. Pembaca
hanya dapat menafsirkan cerita berdasarkan kejadian, dialog,
dan perbuatan para pelakunya karena pengarang tidak
memberikan petunjuk atau tuntunan terhadap pembaca.
d. Sudut pandang serba tahu (omniscient point of view)
Pengarang seolah serba tahu akan segalanya. Ia dapat
menciptakan
apa saja yang ia perlukan untuk melengkapi
ceritanya sehingga mencapai efek yang diinginkannya.
Pengarang dapat mengomentari kelakuan para pelakunya
dan ia dapat berbicara langsung dengan pembaca.
e. Amanat
Amanat adalah hal yang hendak disampaikan pengarang
kepada pembaca, yang berkaitan dengan tema. Amanat
disebut juga hikmah cerita. Amanat dapat berupa pahampaham
tertentu, nasihat-nasihat, ajakan, atau larangan. Anda
dapat mengetahui amanat yang disampaikan pengarang
setelah membaca seluruh karangan.
Selain memahami unsur intrinsik, Anda pun harus memahami
unsur ekstrinsik karya sastra. Unsur ekstrinsik karya sastra adalah
hal-hal yang berada di luar struktur karya sastra, tetapi sangat
mempengaruhi karya sastra tersebut. Unsur tersebut adalah latar
belakang pengarang, aspek-aspek sosial politik, hasil pemikiran
masyarakat, dan kondisi zaman.

dari : Aktif Kreatif Bahasa Indonesia kelas XII: Adi Abdul Somad

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: